Demonstrasi

FATWA ULAMA- ULAMA

Syeikh Abdul Aziz Bin Baz

Dalam majalah Al Buhuts Al Islamiyah edisi ke 38 halaman 210 :” Maka uslub ( cara, metode ) yang baik adalah suatu wasilah ( pengantar / sarana ) yang teragung untuk diterimannya suatu kebenaran dan uslub yang jelek lagi kasar termasuk wasilah yang berbahaya kepada tertolak dan tidak diterimanya kebenaran atau menimbulkan kekacauan ,kezholiman, permusuhan dan perkelahian .Dan masuk dalam bab ini apa yang sebagian orang berupa muzoharot ( demonstrasi) yang menyebabkan kejelekan yang sangat besar terhadap para da’i. Maka pawai-pawai dijalan –jalan dan berteriak –teriak itu bukanlah jalan untuk memperbaiki dan(bukan pula jalan ) dakwah ,maka jalan yang benar adalah dengan berkunjung dan menyurat dengan cara yang paling baik kemudian engkau menasihati pemerintah, gubernur dan pimpinan qobilah dengan jalan ini bukan dengan kekerasan dan demonstrasi.

Nabi صلى الله اليه وسلم menetapkan 13 tahun di Mekkah, beliau tidak menggunakan demonstrasi dan tidak pula berpawai dan tidak mengancam orang-orang (dengan ancaman) akan dihancurkan harta mereka dan dilakukan ightiyal (kudeta militer ) terhadap mereka . Dan tidak diragukan bahwa uslub seperti ini berbahaya bagi dakwah dan para da’i serta menghambat tersebarnya dakwah juga menyebabkan para penguasa dan para pembesar memusuhinya dan menentangnya dengan segala kemampuan .

Mereka (yang demonstrasi ) menginginkan kebaikan dengan uslub ini (uslub yang jelek yang disebutkan diatas ) akan tetapi apa yang terjadi adalah kebalikannya, maka adanya seorang da’i kepada Alloh yang menempuh jalan para Rosul dan para pengikutnya walaupun waktu menjadi panjang itu lebih baik dari pada suatu amalan yang membahayakan dakwah dan membuatnya sempit atau menyebabkan dakwah itu habis sama sekali dan la Haula Wala Quwwata Illa Billah.”

Syeikh Ibnu Baz rahimahullah juga mengatakan dalam kaset yang berjudul muqtathofat min Aaqwalil Ulama .”Saya tidak menganggap demonstrasinya laki-laki merupakan tereapi/pengobatan, bahwa demonstrasi itu teermasuk penyebab fitnah ,termassuk penyebab kejelekan dan termasuk penyebab kezholiman dan pelampauan batas sebagian manusia atas sebagian yang lain tanpa hak. Akan tetapi sebab-sebab yang disyari’atkan adalah dengan menyurat, menasehati dan menyeru kepada kebaikan dengan cara damai (tentram).

Demikianlah jalan para ulama dan demikian pula yang ditempuh oleh para sahabat Nabi صلى الله اليه وسلم dan para pengikut mereka dengan baik yaitu dengan menyuraat dan berbicara langsung dengan orang-orang yang bersalah, pemerintah dan dengan penguassa , dengan menghubungi , menasehati dan mengirim surat untuknya tanpa tasyhir (membeberkan keburukannya) diatas mimbar dan lain-lainnya bahwa dia telah mengerjakan begini dan sekarang telah menjadi begini, wallahu Musta’an .

Syeik Muhammad Bin Sholeh Al Utsaimin

Dalam kitab yang berjudul Al Jawab Al Abhar hazl.79 karya Fu’ad Siraj, Syeikh Utsaimin ditanya sebagai berikut :”Apakah muzhoharoh (demonstrasi) dapat dianggap sebagai wasilah dakwah yang disyari’atkan?”.Beliau menjawab: Alhamdulillahi Robbil Alamin Washollallahu ‘ala Muhammad wa ‘ala Alihi Washahbihi Wassallama Waman Tabi’uhum bi Insanin ila Yaumiddin, amma ba’du.Sesungguhnya muzhoharoh (demonstrasi ) adalah perkara baru dan tidak dikenal dizaman Nabi صلى الله اليه وسلم dan tidak pula dizaman Al Khulafa Ar Rosyidin dan tidak pula dizaman shahabat radhiyallahu ‘anhum . Kemudian didalam terdapat kekacauan dan keributan yang menyebabkannya menjadi perkara yang terlarang tatkala terdapat didalamnya penghancuran kaca, pintu dan lain-lainnya. Dan juga didalam terdapat pula pencampurbauran antara laki-laki dan perempuan, pemuda dan orangtua serta kerusakan dan kemungkaran yang semisal dengannya.Adapun permasalahannya menekan pemerintah, maka kalaulah pemerintah ini pemerintajh muslim maka cukuplah yang menjadi nasehat untuknya adalah kitab Alloh dan sunnah Rosulullah صلى الله اليه وسلم adalah hal terbaikyang diperuntukkan untuk seorang muslim.

Adapun kalau pemerintahnya kafir , maka dia tidaklah memperdulikan orang-orang yang berdemontrasi itu dan dan dia akan bermanis muka secara zhohir dan dia tetap berada diatas kejelekan yang disembunyikan didalam batinnya, karena itulah kami melihat bahwa demonstrasi itu adalah perkara mungkar . Adapun perkataan mereka bahwa domontrasi ini adalah dilakukan dengan cara damai (tanpa menimbulkan keributan dan huru-hara) , maka kadang ia damai dipermulaannya atau diawal kali kemudian berubah menjadi pengrusakan dan saya menasehatkan para pemuda untuk mengikuti jalan para salaf (orang-orang sholeh yang telah lalu) karena Alloh memuji atas kaum Muhajirin dan Anshor dan memuji orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.

Syeikh Fauzan

Syeikh Fauzan seorang ulama besar Arab Saudi dan merupakan anggota Al Lajnah Ad Daimah dan Hai’ah Kibarul ‘Ulama pada malam senin tanggal 2 safar 1423 H atau tanggal 17 April 2002 dalam acara pertemuan terbuka ,beliau ditanya.”Apa hukum demonstrasi, apakah ia termasuk bagian jihad fi sabilillah ?”beliau menjawab.”Demonstrasi itu tidak ada faidah didalamnya , itu adalah kekacauan dan apa mudhorotnya bagi musuh kalau manusia melakukan demonstrasi di jalan-jalan dan (berteriak-teriak) mengangkat suara ?, bahkan perbuatan ini membuat musuh senang seraya berkata “sesungguhnya mereka merasa telah merasa mendapatkan kejelekan dan merasa mendapatkan mudhorot dan musuh gembira dengan ini.

Islam adalah agama sakinah(ketenangan),agama hudu’ (ketentraman )dan agama ilmu bukan agama kekacauan dan hiruk pikuk ,sesungguhnya dia adalah agama yang menghendaki sakinah dan hudu’ dengan beramal dengan amalan yang mulia lagi majdi(tinggi, bermanfaat) dengan bentuk menolong kaum muslimin dan mendo’akan mereka, membantu mereka dengan harta dan senjata,inilah yang majdi dan membela mereka di negeri-negeri supaya diangkat dari mereka kezholiman dan meminta negeri-negeri yang menggembar-gemborkan demokrasi untuk memberikan kaum muslimin hak mereka, dan hak-hak azasi manusia yang mereka mambanggakan diri dengannya , tapi mereka menganggap diri bahwa manusia itu hanyalah orang kafir adapun muslim disisi mereka bukan manusia bahkan teroris.

Mereka menamakan kaum muslimin sebagai gerombolan teroris. Dan manusia yang punya hak-hak azasi hanyalah orang kafir menurut mereka .

Maka wajib bagi kaum muslimin untuk bermanhaj dengan manhaj Islam pada kejadian-kejadian yang seperti ini atau yang semisalnnya.Islam tidak datang dengan demonstrasi , hiruk pikuk dengan berteriak-teriak dan menghancurkan harta benda atau melampaui batas . Ini semua bukan dari Islam dan tidak memberi faidah bahkan memberi mudhorot bagi kaum muslimin dan tidak memberi mudhorot bagi musuh-musuhnya. Ini memudhorotkan kaum muslimin dan tidak memudhorotkan musuh-musuhnya bahkan musuhnya gembira dengan hal ini dan berkata. “ Saya telah membekaskan pengaruh (jelek) pada mereka ,saya telah membuat mereka marah dan saya telah membuat mereka merasa mendapat pengaruh jelek”

Syeikh Muhammad Nashirudin Al Albani

Dalam kaset yang berjudul Fatawa Jeddah no.5 syeikh Albani ditanya tentang hokum demonstrasi yang banyak dilakukan oleh pemuda-pemudi. Maka beliau menjawab dengan jawaban yang panjang yang pada akhirnya beliau simpulkan dengan perkataan berikut ini: “Kerena itu saya nyatakan dengan ringkas tentang demonstrasi-demonstrasi yang terjadi pada sebagian negara Islam (bahwa) perkara ini pada dasarnya telah keluar dari jalannya kaum muslimin dan telah menyerupai orang-orang kafir dan (Alloh) Robbul ‘Alamin telah berfirman :

Dan barang siapa yang menentang Rosul sesudah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang mu’min, maka Kami biarka ia larut dalam kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia kedalam Jahanam , dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali” .( An Nissa : 115 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: