Revolusi Mental

 revAkhir-akhir ini kita sering mendengar  kalimat  “revolusi mental”. Banyak di antara mereka yang sering berbicara apa itu yang mereka disebut revolusi mental tetapi tidak terlalu paham bahkan mungkin tidak paham apa itu revolusi mental, terbukti di beberapa media orang -orang tersebut berbeda- beda dalam mengartikan atau menerjemahkan gabungan kata – kata tersebut. Bahkan saya sendiri pernah mengikuti sebuah seminar “ilmiah” dimana seorang pembicara sering mengulang ulang gabungan kata tersebut bahkan ia berusaha mengartikan kata-kata tersebut dengan sangat pede sekali,tanpa ada rujukan dari sumber-sumber ilmiah, terbukti saat ada peserta ilmiah bertanya mengenai pengertian kongkrit revolusi mental ,ia menjawab sekenanya saja, ora jawa bilang tanya ngalor jawabnya ngidul.

Saya mencoba membuka kamus bahasa indonesia untuk mengartikan kata kata tersebut.

Pertama Revolusi adalah Perubahan ketatanegaraan , pemerintahan atau keadaan sosial yang dilakukan dengan jalan kekerasan (KBBI ,Drs. Suharso : 2005 ), ada lagi pengertian lainnya misal Revolusi adalah perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan masyarakat (http://id.wikipedia.org/wiki/Revolusi), sedangkan mental adalah terpelanting (KBBI. Drs Suharso : 2005).Mungkin yang dimaksud kata mental dalam revolusi mental adalauh mentalitas yang artinya keadaan batin, cara berfikir dan perasaan. (KBBI. Drs. Suharso : 2005), dalam ilmun psikolagi berarti jiwa atau kejiwaan, jadi kata mental mengandung arti homograf .

Seandainya dua kata tadi digabung maka pembaca bisa menebak nya sendiri, kalu saya mungkin bisa di artikan merubah keadaan bati ,cara berfikir dan perasaan dengan cepat (dengan keras penuh tekanan),  kira-kira begitu artinya.Seandainya arti yang saya tawarkan tadi dapat diterima maka konsekwensinya bertentangan dengan norma atau mungkin akan bertentangan dengan psikologi.

Coba renungkan pertanyaan ini sodara apakah merubah perasaan atau cara berfikir seseorang dapat dilakukan dengan cepat seperti membalikkan telapak tangan? tentu jawabnya tidak bisa, semua butuh proses dan waktu yang mana kita tidak akan tau waktunya.

 Sodara-sodara bukannya saya tidak mendukung suatu perubahan, tapi marilah kita berusaha untuk bersikap berbicara yang ilmiah bukan hanya untuk mencari popularitas saja. Ada seseorang pernah berkata “ORANG ITU BELUM DIKATAKAN JUJUR JIKA DI DALAM HATINYA MASIH TERSELIP KEINGINAN UNTUKMENJADI  POPULER”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: